Tuesday, October 21, 2014

Syukuran Rakyat Pelantikan Jokowi-JK

Senin 20 Oktober 2014 menjadi hari bersejarah untuk rakyat Indonesia... Hari yang ditunggu-tunggu seluruh masyarakat baik masyarakat biasa, karyawan, ibu rumah tangga, pebisnis, investor saham/reksadana/asing, negara tetangga, yaitu pelantikan Bpk Joko Widodo dan Bpk M Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wapres Indonesia periode 2014-2019. Pelantikan ini disambut meriah oleh semua kalangan, khususnya relawan, dengan mengadakan acara syukuran rakyat. Acaranya sendiri terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Kirab sepanjang Jl Jend Sudirman - Jl MH Thamrin dengan menggunakan mobil berplat INDONESIA. Selanjutnya kirab dengan kereta kencana mulai dari Bundaran HI menuju Istana Negara.
  2. Konser Syukuran Rakyat.. dimana puluhan artis menyumbangkan performance nya secara gratis... Lumayan banyak artis yang mengisi acara ini seperti Saykoji, JFlo, Cokelat, Anang Ashanti, Arkarna, dll, ditutup oleh konser Slank.
Di Istana Negara sendiri, Jokowi juga membuka open house bagi masyarakat yang ingin tahu seperti apa sih kondisi d dalam istana negara.. Karena selama ini Istana Negara identik dengan Steril.. Hanya Presiden dan tamu-tamunya yang bisa masuk ke sana...

Trus mau komen apa?

Kebetulan gw pengen tahu... seperti apa sih bentuk syukuran rakyat itu?? 

Trus janjian lah sama papayup ke Monas.... sampe di Monas sekitar pukul 18.50 an.... Sejak di halte busway Monas, kerumunan massa udah mulai terlihat. Mulai masuk k pintu utama, banyak polisi yang berjaga-jaga di sana... dari sisi pengamanan oke lah... begitu memasuki kawasan Monas, lho ini isi nya kok kebanyakan pedagang yang jualan ya... mulai dari penjual minuman, kerak telor, buah potong, bakso, mi ayam, dll... makin ke dalam barang jualan semakin bervariasi seperti krim zaitun, tongsis, kaos, batu cincin, sandal, dll. hadeeeeh...... macam pasar malam yang saat ini menjamur. Pemandangan lainnya adalah sampah yang bertebaran di mana-mana. Ga bisa disalahin juga karena panitia ga menyediakan tempat sampah... Jadi bingung dong gw mau buang sampah di mana.... sayang gw ga fotoin sampah yang berserakan dimana-mana... Gw kasih foto suasana konsernya aja ya....

Suasana Konser Syukuran Rakyat

Over all, konser di atas ya seperti konser pada umumnya aja.... paling sebelum nyanyi, penyanyinya teriak "Salam tiga jareeeee" atau "jayalah Indonesiaaaaaaa"... something like that.. trus nyanyiin 1 lagu yang dia karang sendiri khusus untuk acara ini, 1 lagu lain ya lagu hits nya mereka... Gaada yg special... Sepanjang konser, MC sibuk minta slankers untuk nurunin benderanya. dan para slankers juga ngeyel untuk tetap mengibarkan bendera kebanggaannya. halah....

Monas yang Cantik
Kesimpulan  sotoy gw adalah acara itu belum terorganisir dengan baik.... oke lah tujuannya Pesta Rakyat... tapi alangkah lebih baik kalau para lokasi jualan para pedagang diatur dengan baik, banyak spot-spot tempat sampah yang bisa diakses, jalur hijau dipagari supaya ga bisa diinjak-injak pengunjung dengan seenaknya..... ada edukasi supaya  pengunjung ga seenaknya merokok di tempat umum.... barangkali acara di atas jadi lebih bermakna ya....... Mungkin gw terlalu over expectation....



Wednesday, October 01, 2014

Weaning with love

yaampun.. setelah tega-teganya ninggalin blog ini for.... 7 years :o , akhirnya nulis juga...

Banyak cerita yang terlewati.... berakhir di kantor pertama (zaman gw masih ABG), dan sekarang baru akan memulainya lagi setelah gw udah jadi ibu-ibu. bahkan udah mau menyapih my precious Raisa....

Kenapa menyapih menjadi hal yang sangat menarik, sampai harus gw tuangkan dalam blog?

Karena menyapih itu juga sebuah perjuangan panjang dan ekstra keras untuk meyakinkan kepada diri sendiri (as a mother) dan anak kesayangan gw, Raisa Ammara De Jong, bahwa kita bisa mengakhiri proses menyusui dengan baik baik. Proses menyusui yang sangat menyenangkan, melelahkan, membahagiakan itu akhirnya bisa selesai di usia Raisa yang ke 2 tahun 10 bulan.. cukup lama bukan? :) 

Gw sebenernya sounding ke Raisa untuk berhenti menyusui udah dimulai sejak usianya 18 bulan. Tapi  Raisa ga pernah mau, marah bahkan justru makin giat mimi mama (istilah Raisa kalau mau minta nenen). Pernah juga coba cara tradisional dengan disuwuk, pake garam, madu, dll yang bikin Raisa nangis kejer n gw jadi ga tega.... hiks maafin mama ya nak.. Meski demikian (ceileh), gw tetap pasang strategi supaya porsi menyusui nya sedikit demi sedikit berkurang. dengan cara:
  1. Ketika gw di rumah, gw memberikan jeda waktu menyusui yang awalnya bisa menyusui kapan saja menjadi lebih renggang. Kalau Raisa masih bisa dialihkan perhatiannya, gw lebih pilih cara itu. Misal dengan memberikan makanan/ minuman kesukaannya, ngajak main, bernyanyi, membacakan buku cerita, dll. Apapun asal Raisa lupa untuk mimi
  2. Kalau di Mall Raisa selalu minta disusui di ruang menyusui (bahasanya: ruang tamu/ ruang ui ^_^) tapi ditolak dengan alasan nanti aja ya Kak miminya di mobil aja..... Tapi lambat laun peraturannya diubah... mimi nya di rumah aja ya nak... jangan di mobil... Awalnya Raisa tantrum, nangis dan ngamuk... tapi gw tetap keukeuh. Eh kapan waktu akhirnya kita jalan lagi, Raisa ngerti kalo mimi nya di rumah aja, ga di mobil lagi..... kamu pinter deh nak :)
  3. Saat membacakan cerita, misalnya Halo Balita, cerita nabi-nabi, dll, karakter tokoh protagonis nya selalu ditambahi dengan"nggak mimi mama". dengan harapan lama kelamaan Raisa sadar bahwa anak hebat itu ga mimi lagi.. hehehe
  4. Nah minggu lalu bertepatan dengan hari Jumat tgl 26 September, kebetulan di TPA guru ngaji nya cerita soal nabi Ismail yang dikurbankan karena perintah Allah.. namun Allah baik sehingga Ismail digantikan oleh kambing. Rupanya cerita ini sangat melekat di hati Raisa sehingga selalu menceritakan hal tersebut berulang-ulang.... Nah ketika mau tidur malam Raisa minta mimi, kesempatan itu gw gunakan untuk cerita lagi tentang Nabi Ismail yang soleh dan ga mimi mama nya sehingga ketika nabi Ismail hendak dikurbankan, Allah menggantinya dengan kambing. Rupanya Raisa langsung nurut lho...... entah karena dia sangat mengidolakan Ismail A.S/ Ismail di upin ipin atau dia takut dipotong lehernya.... hiks. Mudah2an cerita itu ga bikin Raisa trauma ya.... Aamiin
Nah, hari ini sudah hari ke lima Raisa sama sekali ga mimi mama, yaaaay good job Nak :) Bukan berarti prosesnya mulus, tapi alhamdulillah setelah diberikan pengertian bahwa anak hebat ga mimi mama, nanti Raisa jadi anak hebat dan kuat seperti nabi Ismail dan mama tetap bahkan tambah sayang Raisa kalau ga mimi lagi, dan ditawari minum susu/air putih dingin, akhirnya Raisa nurut... Alhamdulillah semoga kamu kelak menjadi anak yang lebih mandiri ya sayang... Aamin.....

PS: etapi cara gw termasuk WWL gak yah? duh mudah2an iya... :)